Pesanan para
customer selalu Pome kerjakan dengan tangan satu per satu. Kalau lagi
banyak pesanan wuih.. sampai harus lembur malem2. Capeknya tuh bisa dibilang
mirip kayak ospek, hehe.. Tapi rasa
capek itu langsung hilang begitu customer
menerima pesanan mereka dengan rasa senang dan puas. Pome juga ikut senang lho,
happy... banget. Terima kasih untuk kalian,
para customer, yang menghargai handicraft buatan Pome. Thank you so much^^
Tampilkan postingan dengan label komik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komik. Tampilkan semua postingan
Senin, 15 Februari 2016
Sabtu, 10 Oktober 2015
Pomehaco's Diary #1: Kurang Konsentrasi
Banyak hal yang terjadi saat bikin dreamcatcher. Karena kurang konsen, ada aja yang terlewat pas masukin benangnya. Pome kadang2 mengalami hal itu, namanya juga manusia^^ Kalau udah salah gitu harus gimana? Ya diulang lagi deh ngejaringnya. Caranya? Jalan mundur (benangnya, hehe) sampai ke bagian yang terlewat tadi, lalu lanjutin aja seperti biasa. Kalau bikin dreamcatcher yang sederhana sih, nggak terlalu repot mengulangnya. Tapi kalau di jaringnya banyak manik2nya, udah rumit dan njelimet, ada yang terlewat lagi.. wuih, repotnya dobel!
Kamis, 12 Desember 2013
Drama Jepang: Otomen
皆さん、久しぶり!Selain belajar lewat komik, kita juga bisa belajar bahasa Jepang lewat drama. Bagus tuh
buat latihan listening, dan pastinya nggak bikin bosen^^
Otomen berasal dari kata otome (young lady) dan men, yaitu
istilah untuk cowok yang suka dengan hal2 feminin (tapi bukan banci). Live
action drama bergenre komedi romantis ini diadaptasi dari manga berjudul sama. Kalau
pemeran live action-nya dibandingkan sama manga, menurut Pome sih lumayan
mirip. Dari kiri ke kanan: Asuka, Ryo, Tachibana, Tonomine, Ariake, Kitora.
![]() |
| Pemeran Otomen live action vs manga |
Masamune Asuka, cowok berpostur tinggi, cool, juara kendo,
dan jadi idola cewek2. Tapi dia punya rahasia: suka benda2 yang cute, hobi
masak, menjahit, dan baca shoujo manga (komik cewek). Asuka menyukai Ryo, dan
sering membantunya mengerjakan hal2 feminin yang jadi keahlian sekaligus
rahasianya.
Miyakozuka Ryo, cewek yang nggak bisa masak dan menjahit
tapi jago bela diri.
Tachibana, cowok playboy yang sebenarnya adalah komikus
shoujo manga dengan nama pena Sachihana. Dia diam2 mengangkat cerita Asuka dan
Ryo ke dalam komiknya. Anehnya, Asuka dan Ryo sama2 nggak sadar kalau tokoh
dalam komik yang mereka baca itu yaa mereka sendiri^^
Tonomine, cowok berkacamata yang selalu menganggap Asuka
sebagai rivalnya (nggak peduli itu pertandingan kendo atau kontes kimono^^). Dia
juga suka baca shoujo manga, dan keahliannya adalah menata rambut dan merias wajah.
Ariake, cowok bertampang cute kayak cewek. Dia sedang berusaha
untuk jadi cowok maskulin.
Kitora, cowok berpostur tinggi yang terkesan misterius tapi
sangat terobsesi sama bunga.
Senin, 29 April 2013
Belajar Bahasa Jepang lewat Komik
Kita bisa lho belajar bahasa Jepang lewat komik. Tentunya
komik yang raw (raw manga) alias belum diterjemahkan. Pome rekomendasikan komik
Yotsuba&! (baca: yotsubato) karena didominasi huruf hiragana. Huruf kanjinya
pun disertai huruf bantu yang memudahkan pembaca untuk tau artinya. Buat yang sama sekali tidak bisa baca huruf Jepang, komik
ini masih bisa sedikit dipahami karena gambarnya ‘bercerita’ cukup jelas.
Di chapter ini ceritanya Yotsuba main ke rumah tetangga sambil bawa
pistol air. Dia semprot semua orang yang ada disana (jail banget ya^^). Tapi Asagi
(gadis berambut panjang) bisa merebut pistol airnya dan gantian menembaki anak
itu. Yotsuba tergeletak di lantai, pura-pura mati. Yotsuba ‘hidup’ lagi waktu ibunya
Asagi datang sambil bawa semangka.
Yotsuba : gya~!! guwa~ ugya~!! -> teriak-teriak
Yotsuba : shin da~ (mati aku..)
Ibu Asagi : suika kitta wa yo~ (semangkanya udah dipotong
nih..)
Yotsuba : taberu~ (makan..)
Asagi : a, iki kaetta (ah, hidup lagi)
Langganan:
Postingan (Atom)


