Tampilkan postingan dengan label bahasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bahasa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Desember 2013

Drama Jepang: Otomen

皆さん、久しぶり!Selain belajar lewat komik, kita juga bisa belajar bahasa Jepang lewat drama. Bagus tuh buat latihan listening, dan pastinya nggak bikin bosen^^ 

Otomen berasal dari kata otome (young lady) dan men, yaitu istilah untuk cowok yang suka dengan hal2 feminin (tapi bukan banci). Live action drama bergenre komedi romantis ini diadaptasi dari manga berjudul sama. Kalau pemeran live action-nya dibandingkan sama manga, menurut Pome sih lumayan mirip. Dari kiri ke kanan: Asuka, Ryo, Tachibana, Tonomine, Ariake, Kitora.

Pemeran Otomen live action vs manga

Masamune Asuka, cowok berpostur tinggi, cool, juara kendo, dan jadi idola cewek2. Tapi dia punya rahasia: suka benda2 yang cute, hobi masak, menjahit, dan baca shoujo manga (komik cewek). Asuka menyukai Ryo, dan sering membantunya mengerjakan hal2 feminin yang jadi keahlian sekaligus rahasianya.

Miyakozuka Ryo, cewek yang nggak bisa masak dan menjahit tapi jago bela diri. 

Tachibana, cowok playboy yang sebenarnya adalah komikus shoujo manga dengan nama pena Sachihana. Dia diam2 mengangkat cerita Asuka dan Ryo ke dalam komiknya. Anehnya, Asuka dan Ryo sama2 nggak sadar kalau tokoh dalam komik yang mereka baca itu yaa mereka sendiri^^

Tonomine, cowok berkacamata yang selalu menganggap Asuka sebagai rivalnya (nggak peduli itu pertandingan kendo atau kontes kimono^^). Dia juga suka baca shoujo manga, dan keahliannya adalah menata rambut dan merias wajah.

Ariake, cowok bertampang cute kayak cewek. Dia sedang berusaha untuk jadi cowok maskulin.

Kitora, cowok berpostur tinggi yang terkesan misterius tapi sangat terobsesi sama bunga.

Senin, 29 April 2013

Belajar Bahasa Jepang lewat Komik

Kita bisa lho belajar bahasa Jepang lewat komik. Tentunya komik yang raw (raw manga) alias belum diterjemahkan. Pome rekomendasikan komik Yotsuba&! (baca: yotsubato) karena didominasi huruf hiragana. Huruf kanjinya pun disertai huruf bantu yang memudahkan pembaca untuk tau artinya. Buat yang sama sekali tidak bisa baca huruf Jepang, komik ini masih bisa sedikit dipahami karena gambarnya ‘bercerita’ cukup jelas.

Di chapter ini ceritanya Yotsuba main ke rumah tetangga sambil bawa pistol air. Dia semprot semua orang yang ada disana (jail banget ya^^). Tapi Asagi (gadis berambut panjang) bisa merebut pistol airnya dan gantian menembaki anak itu. Yotsuba tergeletak di lantai, pura-pura mati. Yotsuba ‘hidup’ lagi waktu ibunya Asagi datang sambil bawa semangka. 

Yotsuba : gya~!! guwa~ ugya~!! -> teriak-teriak
Yotsuba : shin da~ (mati aku..)
Ibu Asagi : suika kitta wa yo~ (semangkanya udah dipotong nih..)
Yotsuba : taberu~ (makan..)
Asagi : a, iki kaetta (ah, hidup lagi)